Date : 2026-08-12 09:01:25

Dalam operasional laboratorium modern, efisiensi dan akurasi adalah kunci utama. Salah satu instrumen yang paling diandalkan untuk inkubasi dan kontrol suhu sampel adalah Dry Block Heater.
Berbeda dengan pemanas tradisional yang menggunakan cairan (water bath), dry block heater memungkinkan para profesional laboratorium untuk memanaskan sampel pada suhu yang stabil dan terukur tanpa menggunakan media cair. Keunggulan ini menjadikannya solusi yang sangat praktis, higienis, dan serbaguna untuk berbagai aplikasi laboratorium life science, molekuler, hingga diagnostik klinis.
Penggunaan media kering pada dry block heater memberikan berbagai nilai tambah bagi efisiensi kerja harian:
Fleksibilitas Tinggi dengan Interchangeable Blocks: Cukup dengan mengganti blok pemanas, alat yang sama dapat digunakan untuk berbagai jenis tabung dan volume sampel yang berbeda—mulai dari microcentrifuge tube, PCR tube/strip, hingga tabung sentrifugasi skala besar.
Kebersihan dan Keamanan Maksimal: Mengeliminasi risiko kontaminasi silang yang sering terjadi pada penggunaan water bath akibat percikan atau genangan air.
Kontrol Suhu Presisi & Hasil Reproduksibel: Memastikan setiap sampel mendapatkan paparan panas yang seragam dan konstan sepanjang proses inkubasi.
Berikut adalah rincian aplikasi dry block heater beserta kondisi teknis dan format tabung yang ideal untuk setiap kebutuhan pengujian:
Digunakan untuk inkubasi pada proses ekstraksi dan pemurnian asam nukleat, mencakup pencernaan enzimatis, penghilangan protein, binding, dan elution.
Kondisi Suhu:
37 °C (Pencernaan Enzimatis)
56 °C (Inkubasi Proteinase K)
70 °C (Elusi RNA)
Waktu Inkubasi: 15 – 60 menit
Jenis Tabung: Microcentrifuge tube (0.2, 0.5, 1.5, 2 mL), PCR tube & strip (0.2 mL)
Kondisi Suhu:
37 °C untuk lisat sel mamalia & pencernaan enzimatis
30–37 °C untuk kultur bakteri (seperti E. coli)
Waktu Inkubasi: Beberapa jam hingga overnight (semalaman)
Jenis Tabung: Microcentrifuge tube (1.5–2 mL), Centrifuge tube (15 dan 50 mL)
Kondisi Suhu: 37–42 °C (Hibridisasi DNA-RNA, 30–60 menit); 50–65 °C untuk pengujian high-stringency
Jenis Tabung: PCR strip (0.2 mL), Microcentrifuge tube (0.5 mL, low-retention)
Aktivitas enzim sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Heating block memastikan kondisi termal yang seragam untuk menjaga integritas dan efisiensi enzim.
Kondisi Suhu: 37 °C untuk enzim restriksi dan protease (30–120 menit); 16 °C untuk reaksi ligasi
Jenis Tabung: Microcentrifuge tube (0.5–1.5 mL), PCR tube (0.2 mL)
Pemanasan suhu tinggi dalam waktu singkat digunakan untuk merusak struktur sekunder dan tersier protein sebelum proses elektroforesis.
Kondisi Suhu: 95–100 °C selama 2–10 menit
Jenis Tabung: Microcentrifuge tube tahan panas (1.5 mL), screw-cap PCR tube (0.2 mL)
Digunakan dalam pengujian aktivitas enzim dan inaktivasi komplemen pada sampel serum tanpa risiko kontaminasi silang.
Kondisi Suhu: 37 °C untuk uji enzim (30–90 menit); 56 °C untuk inaktivasi komplemen (30 menit)
Jenis Tabung: Microcentrifuge tube (1.5–2 mL), Centrifuge tube (15 mL)
Memanaskan sampel darah, plasma, atau serum ke suhu fisiologis sebelum uji koagulasi atau diagnostik.
Kondisi Suhu: 37 °C selama 15–60 menit
Jenis Tabung: Centrifuge tube (15 dan 50 mL), tabung penampung darah (EDTA / Citrate)
Memastikan primer menempel secara efisien pada cetakan DNA serta mencegah pembentukan struktur sekunder RNA sebelum sintesis cDNA.
Kondisi Suhu: PCR Annealing pada 50–65 °C (~60 °C); Denaturasi RNA pada ~60 °C (10–20 menit)
Jenis Tabung: PCR tube (0.2 mL) & PCR strip
Perlakuan panas singkat yang terukur untuk menginduksi respons stres seluler atau memfasilitasi penyerapan DNA (E. coli transformation).
Kondisi Suhu: Transformasi E. coli pada 42 °C (30–60 detik); Stres sel/protein pada ~60 °C (5–15 menit)
Jenis Tabung: Microcentrifuge tube (1.5 mL), Centrifuge tube (15 mL)
Menguapkan sisa pelarut organik (seperti alkohol) dari sampel DNA/RNA setelah proses presipitasi agar hasil analisis hilir lebih bersih.
Kondisi Suhu: 37–70 °C selama 15–60 menit
Jenis Tabung: Microcentrifuge tube (1.5 mL), PCR tube (0.2 mL)
Proses termal untuk menginaktivasi virus atau bakteri sebelum sampel ditangani lebih lanjut, mengurangi risiko paparan aerosol dan percikan.
Kondisi Suhu: 56 °C selama 30 menit
Jenis Tabung: Microcentrifuge tube (1.5–2 mL), Tabung penampung darah
Untuk memenuhi seluruh kebutuhan aplikasi di atas dengan satu alat yang andal, PT Transindotama Sinar Perkasa (TSP) menghadirkan VELP ECODryBlock.
Mengapa memilih VELP ECODryBlock?
Kontrol Suhu Presisi: Akurasi tinggi untuk menjaga reproduksibilitas hasil eksperimen Anda.
Desain Modular & Kompak: Menghemat ruang meja laboratorium dengan sistem penggantian blok yang intuitif dan mudah.
Fleksibilitas Maksimal: Kompatibel dengan berbagai ukuran tabung laboratorium standar.
Bantu tingkatkan efisiensi dan kebersihan workflow laboratorium Anda hari ini bersama solusi teknologi dari PT Transindotama Sinar Perkasa.
Dapatkan konsultasi teknis gratis dan penawaran harga resmi untuk VELP ECODryBlock dengan menghubungi tim kami melalui WhatsApp atau email resmi PT Transindotama Sinar Perkasa!