NEWS UPDATE

DOM-24 Frying Oil Monitor

Date : 2026-08-19 15:19:22

DOM_1

1. Intuisi vs. Kepastian Mutu: Dilema Terbesar Dapur Restoran Modern

Dalam industri kuliner komersial berkecepatan tinggi, minyak goreng bukan sekadar media pemanas—melainkan bahan baku krusial yang menentukan crispiness, aroma, dan konsistensi warna keemasan menu gorengan Anda.

DOM_2

Sayangnya, sebagian besar operasional dapur masih mengandalkan metode visual subyektif (mengira-ngira dari warna gelap, asap, atau buih). Dampaknya nyata terhadap profitabilitas bisnis:

  • Penggantian Minyak Terlalu Cepat: Menyebabkan pemborosan biaya pengadaan bahan baku minyak hingga 20% – 35% per bulan.

  • Penggantian Minyak Terlambat: Senyawa degradasi (Total Polar Materials / Acid Value) menumpuk, merusak cita rasa menu andalan, memicu komplain pelanggan, dan berisiko melanggar audit kepatuhan higienitas pangan (food safety standards).

2. Solusi Terukur: ATAGO DOM-24™ Ti PPS Frying Oil Monitor

Untuk mengeliminasi metode tebak-tebakan dan menciptakan SOP dapur yang seragam di seluruh cabang/outlet, ATAGO DOM-24™ menghadirkan pemantauan degradasi minyak goreng secara digital, instan, dan presisi.

DOM_3

Keunggulan Strategis untuk Restoran & Bisnis F&B:

  • Dual Parameter Digital Pertama di Dunia (TPM & AV) : Mampu mengukur dan menampilkan nilai Total Polar Materials (%TPM) dan Acid Value (AV) secara simultan pada layar LCD, memberikan gambaran utuh tingkat oksidasi dan hidrolisis minyak.

  • K3 & Perlindungan Staf Dapur Maksimal :Desain instrumen yang ergonomis dan memanjang menjamin jarak aman sekitar 30 cm dari permukaan minyak panas, melindungi juru masak dari risiko cipratan dan luka bakar. 

  • Ketahanan Standar Komersial (IP67 Waterproof & Impact Resistant) : Kedap air sepenuhnya sehingga dapat dicuci langsung di bawah air mengalir dengan sabun pembersih dapur, serta tetap berfungsi prima meski tidak sengaja terjatuh dari meja kerja dapur.
  • Kompatibilitas Kompor Induksi (IH Heater - Patented) :Dapat digunakan langsung pada pemanas induksi komersial dengan continuous measurement mode untuk memantau penurunan mutu minyak secara real-time saat operasional memasak berlangsung.

  • Kemudahan Audit & Dokumentasi via NFC : Mampu menyimpan riwayat hingga 100 log pengukuran yang dapat ditransfer langsung secara nirkontak (contactless) ke ponsel pintar atau sistem komputer tim QA.

3. SOP Pengujian Mutu Minyak yang Mudah Diimplementasikan

Instrumen dirancang agar dapat dioperasikan oleh seluruh staf lini dapur dalam hitungan detik tanpa latar belakang laboratorium :

DOM_4

  • Langkah 1: Celupkan ke Dalam Minyak (Immerse in oil)

    Masukkan ujung sensor alat ke dalam wadah atau tangki minyak penggorengan hingga area sensor terendam sempurna (pastikan batas rendaman tidak melampaui garis batas Immersion Line).

  • Langkah 2: Tekan Tombol (Press the button)

    Tekan tombol operasional pada bodi alat dengan menggunakan ibu jari untuk memulai proses pembacaan dan analisis kualitas minyak.

  • Langkah 3: Hasil Pengukuran Ditampilkan (The results will be displayed)

    Lampu indikator LED hijau akan menyala tanda pengukuran stabil, dan layar LCD digital akan otomatis menampilkan hasil nilai kualitas minyak beserta suhu minyak secara bersamaan.

4. Ringkasan Spesifikasi Teknis (Model DOM-24™ Ti PPS)

Parameter

Rentang Pengukuran

Akurasi

Total Polar Materials (TPM)

0.5 – 40.0%

±2.0% (20 – 190°C)

Acid Value (AV)

0.00 – 9.99

±0.2 (skala terkalibrasi)

Rentang Suhu Minyak

0 – 225°C / 32 – 437°F

±1°C (Kompensasi Suhu Otomatis)

Proteksi & Daya

IP67 Tahan Air & Benturan

2 × Baterai AAA (Bobot Ringan 234 g)

 

5 . Standar Parameter & Ambang Batas Penggantian Minyak Goreng Komersial

Dalam pengawasan mutu dan sistem manajemen keamanan pangan (HACCP & GMP), keputusan penggantian minyak goreng didasarkan pada dua indikator analitis kuantitatif:

1. Total Polar Materials (%TPM) — Indikator Degradasi Termal & Oksidatif Parameter TPM mengukur akumulasi senyawa hasil degradasi minyak (seperti monogliserida, digliserida, dan asam lemak bebas hasil oksidasi):

  • < 14% TPM: Kategori Minyak Segar (Fresh Oil). Minyak belum mengalami pemanasan signifikan.

  • 14% – 24% TPM: Kategori Rentang Optimum (Optimal Frying Zone). Kondisi ideal untuk menghasilkan profil kerenyahan, warna keemasan, dan aroma terbaik pada produk gorengan.

  • ≥ 24% – 25% TPM: Ambang Batas Kritis (Wajib Diganti). Merupakan batas regulasi standar internasional (European Food Safety Authorities & standar industri global). Melebihi angka ini, minyak telah mengalami degradasi parah yang berpotensi menghasilkan senyawa karsinogenik dan merusak kualitas organoleptik makanan.

2. Acid Value / Bilangan Asam (AV) — Indikator Hidrolisis Asam Lemak Parameter AV mengukur konsentrasi asam lemak bebas akibat reaksi hidrolisis antara minyak panas dan kadar air dari bahan makanan:

  • < 1.0 mg KOH/g: Kategori Sangat Baik (Pristine Condition).

  • 1.0 – 2.0 mg KOH/g: Kategori Toleransi Operasional. Kualitas minyak mengalami penurunan bertahap, namun masih memenuhi ambang batas aman konsumsi.

  • ≥ 2.5 – 3.0 mg KOH/g: Ambang Batas Penggantian. Sesuai dengan acuan mutu SNI (Standar Nasional Indonesia) dan regulasi pengawasan pangan, minyak pada batas ini telah mengalami hidrolisis tingkat lanjut dan wajib diganti dengan minyak baru.

Visualisasi Status melalui Indikator LED Digital (ATAGO DOM-24™) :

DOM_5

  • LED Hijau: Nilai parameter berada di bawah batas ambang kritis; minyak aman dan layak digunakan dalam proses produksi.

  • LED Merah: Parameter TPM atau AV telah melampaui batas batas toleransi yang ditetapkan; sistem merekomendasikan penghentian penggunaan minyak dan penggantian total secara segera.

 
Siap Mengoptimalkan Biaya Operasional & Melindungi Standar Mutu Restoran Anda?
 
Jangan biarkan minyak terbuang sia-sia atau membahayakan reputasi merek Anda. Hubungi tim spesialis instrumentasi kami untuk konsultasi efisiensi dapur komersial dan jadwalkan sesi demo produk di outlet Anda.
 
WA Logo

Our Principal

alp
Brookfield Ametek
Innotech
kern
rion
rocker
velp
thermo
ika
hanil
Extech
Ritter
Haver & Boecker
Shaw
Nabertherm
Hildebrand
Ludwig
Atago